BATUAJI- Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unrika melakukan studi banding ke Universitas negeri Medan (Unimed), 2-5 Januari lalu. Selain itu, mereka juga mengunjungi Universitas Labuhan Batu (Y-ULB) Rantau Prapat serta melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) ke sejumlah tempat seperti Danau Toba, Pulau Samosir, Berastagi, Istana Maimun dan Masjid Raya Medan.

Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Unrika, Dusmar mengatakan, kegiatan ini rutin digelar oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah Unrika setiap tahunnya. Sebelumnya, juga sudah melakukan kunjungan ke Pulau Penyengat, Kawal di Tanjungpinang, Pulau Bintan dan arung sejarah DAS Batang Hari di Jambi.

Kedatangan rombongan mahasiswa Unrika ini di Unimed, kata Dusmar, disambut oleh Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Unimed, Lukitaningsih.

“Kunjungan mahasiswa dari Unrika Batam sesuatu yang luar biasa, karena telah jauh-jauh melakukan perjalanan dari Batam, Dumai, Rantau Prapat, Danau Toba, Berastagi, Medan dan berakhir di Kampus Unimed ini. Dari itu, kami berjanji akan mengadakan kunjungan balasan yang serupa ke Unrika pada waktu dekat ini,” ujar Lukitaningsih seperti ditirukan oleh Dusmar.

Pada kesempatan itu, kedua universitas juga melakukan seminar singkat tentang situs-situs sejarah yang ada di Sumatera Utara. Dahrul Aman Harahap, selaku Wakil Rektor III Unrika yang mendampingi kegiatan tersebut mengatakan, banyak pengetahuan baru yang didapat oleh mahasiswa Unrika.

“Diharapkan, kepada seluruh civitas akademika Pendidikan Sejarah Unrika yang baru satu-satunya Kepri, dapat bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan inventarisasi dan penjagaan situs-situs bersejarah yang ada di Provinsi Kepulauan Riau,” kata Dahrul. (cw41)

 

Sumber : http://haluankepri.com/news/batam/23010-fkip-sejarah-unrika-studi-banding-ke-medan.html