Dalam rangka mewujudkan visi dan misinya, “Menjadi Program Studi yang profesional, unggul, dan kreatif berbasis kepulauan di tingkat nasional tahun 2025”, program studi pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepualauan, terus melakukan upaya-upaya kearah peningkatan kualitas guna meningkatkan kualitas institusi dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Akreditasi B yang sudah diperoleh oleh program studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan, bukanlah tujuan akhir. Namun harus ditingkatkan menjadi terakreditasi A.

Upaya kearah peningkatan mutu tersebut,salah satunya adalah dengan mengikuti kegiatan-kegiatan  pelatihan, workshop, seminar oleh pimpinan program studi, dosen, dan staff di lingkungan program studi. Kegiatan workshop dan seminar yang baru-baru ini diikuti oleh program studi pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau Kepulauan adalah, “Sosialisasi dan Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) untuk Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi” yang diselanggarakan oleh Kementerian Riset dan Tekhnologi, Direktorat Penjaminan Mutu bekerja sama dengan  Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) pada tanggak 3-4 November 2016 di Medan Sumatera Utara.

Sistem Penjaminan Mutu Internal perguruan Tinggi merupakan elemen yang sangat penting bagi institusi perguruan tinggi, karena bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan yang dijalankan secara internal, untuk mewujudkan visi serta untuk memenuhi kebutuhan stakeholders melalui penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Dimana sasaran dari Sistem Penjaminan Mutu adalah terciptanya sinergi antara Pangkalan Data Perguruan Tinggi Nasional, Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal, melalui standar-standar yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan. Baik standar minimal Nasional yaitu Standar Nasional Pendidikan maupun standar yang dibuat dan diterapkan oleh institusi perguruan tinggi sendiri. Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Berdasarkan data dari panitia peserta kegiatan workshop dan sosialisasi ini diikuti oleh, 55 orang berasal dari perguruan tinggi di sekitar  Sumatera dan sebagaian dari Jawa Barat antara lain : Universitas Dian Nusantara Medan (Untara), UIN Sunan Gunung Jati Bandung, IKIP Gunung Sitoli, STKIP Labuhan Batu, STKIP Tapanuli Selatan, Universitas Bung Hatta Padang (UBH), Universitas Advent Indonesia Bandung, Universitas Samudra Langsa (Unsam), Universitas Muhammadiyah Aceh, IAIN Raden Fatah Palembang (UIN RF Palembang), STKIP Bina Bangsa Meulaboh, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Abulyatama Banda Aceh, Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Universitas Al Washliyah Labuhan Batu (Medan), Universitas Riau Kepulauan Batam, Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Universitas Islam Sumatera Utara, Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, dan STKIP PGRI Sumatera Barat.

Acara dibuka oleh Kasubdit Penguatan Mutu, Antari W Mawarti dan didampingi oleh Ketua KOBI, Prof. Suwarno (Guru Besar Biologi UGM). Dalam sambutannya, Antari menyampaikan “target 12.000 prodi unggul pada Renstra Kemenristekdikti tahun 2016 sampai saat ini masih belum tercapai. Sasaran kegiatan agar prodi-prodi segera dapat berbenah diri memperbaiki kekurangan masing-masing,” Ujar Antari dengan penuh semangat. Selanjutnya Prof. Suwarno dalam paparannya selain menjelaskan sejarah berdirinya KOBI juga mengharapkan agar Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi bisa saling bekerjasama dalam upaya bersama meningkatkan mutu lulusan. KOBI diharapkan menjadi wadah pengembangan kurikulum dan capaian pembelajaran bagi Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi. Dalam sesi ini berkembang menjadi ajang tanya jawab masalah kenggotaan KOBI dan kondisi prodi masing-masing perguruan tinggi.

Sosialisasi dan Workshop SPMI berlangsung selama 2(dua) hari. Acara hari pertama berbentuk pleno dengan materi  paparan dari para  fasilitator  Tim Pengembang SPMI dan fasilitator wilayah Dr. Dadan Ramdan. Fasilitator pusat Dr. I Gde Merthayasa membawakan materi Kebijakan Nasional SPM Dikti, paparan dari Prof. Tirza Hanum tentang Kebijakan SPMI, paparan Kebijakan SPME oleh Prof. Hartanto Nugroho, paparan Kebijakan Evaluasi Mutu Internal oleh Prof. Dadan Ramdan, dan diakhiri paparan tentang Kebijakan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) disampaikan oleh Franova dari Pusdatin Kemenristekdikti.  Setiap sesi paparan diakhiri dengan tanya jawab. http://belmawa.ristekdikti.go.id/2016/11/07/sosialisasi-dan-workshop-sistem-penjaminan-mutu-internal-spmi-untuk-prodi-biologi-dan-pendidikan-biologi/

15192517_868059989995372_5995934224583821655_n

Wakil  Rektor I UNRIKA ADE P NASOTION, SE, M.Si bersama Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNRIKA, YARSI EFENDI S.Si,.M.Pd dalam kegiatan Workshop SPMI

Banyak hal yang didapatkan dari kegiatan workshop ini bagi pengembangan prodi pendidikan Biologi, Fakultas dan institusi perguruan tinggi Universitas Riau Kepulauan kedepannya. Perlu kerja keras dan dukungan semua pihak untuk menerapkan sistem Penjaminan Mutu yang baik,  guna mengantisipasi kemajuan,  yang diataranya :

  1. Peningkatan daya saing institusi guna memenuhi kebutuhan public terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.
  2. Manajemen dan kepemimpinan yang baik.
  3. Optimalisasi fungsi dan sistem, sehingga mampu memenuhi capaian standar minimal nasional Pendidikan dan Standar lainnya.