Contact Us

Contact Us

Universitas Riau Kepulauan kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian mahasiswa yang berhasil meraih Juara I Lomba Bimbingan Konseling Kelompok (BPK) dalam ajang Olimpiade Smart Guidance and Counseling (OSGC) III.
Prestasi ini diraih oleh tim mahasiswa UNRIKA yang menunjukkan kemampuan unggul dalam perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi layanan bimbingan konseling kelompok secara profesional dan inovatif. Keberhasilan tersebut menjadi bukti kompetensi mahasiswa UNRIKA dalam bidang layanan konseling yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Adapun mahasiswa yang tergabung dalam tim peraih juara adalah Athasya Candrika Puspa, Wa Ode Shafiyah Chaesari Az Zahra, Nur Annisah Harahap, Meisya Az Zachra, Aisah Nur Fajrani, dan Dirra Gustia Ningsih, dengan pendampingan oleh M. Kamarudin dan Abdul Rifai Sibarani.
Capaian ini tidak hanya mengharumkan nama UNRIKA, tetapi juga mencerminkan komitmen universitas dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa melalui pembinaan akademik dan non-akademik yang berkelanjutan. UNRIKA menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang diraih, serta berharap keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dua tim mahasiswa UNRIKA berhasil lolos dan melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2025, ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen UNRIKA dalam mendukung pengembangan potensi, kreativitas, dan daya inovasi mahasiswa dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun dua tim UNRIKA yang berhasil lolos ke PIMNAS 2025 yaitu:
Tim 1 dengan judul karya:
“Inovasi Pembelajaran Himpunan Melalui Komik Webtoon Bertema Tari Mak Yong dan Strategi Heuristik untuk Mereduksi Math Anxiety Siswa.”
Tim 2 dengan judul karya:
“Self Love: Edukasi Literasi Kesehatan Mental Berbasis HOTS sebagai Upaya dalam Meningkatkan Kesehatan Mental pada Anak Panti Asuhan Yaa Bunayya.”
Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi civitas akademika Universitas Riau Kepulauan. Diharapkan kedua tim dapat terus berjuang dan memberikan hasil terbaik di ajang PIMNAS 2025, serta menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Selamat dan sukses untuk kedua tim UNRIKA! Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Batam, 2 Oktober 2025 di Aula Mini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau Kepulauan dipenuhi semangat sivitas akademika dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bertajuk “A Sustainable Empowerment Strategy for Coastal Communities’ Capacity Building within the One Health Approach to Blue Economy”.
Kegiatan ini dibuka dengan khidmat melalui lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Dekan FKIP, Dr. Suryo Hartanto, S.T., M.Pd.T., yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menguatkan kapasitas masyarakat pesisir. “Universitas tidak hanya mendidik, tetapi juga hadir untuk masyarakat. Kolaborasi lintas sektor akan menghasilkan solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya.
Sebagai Ketua Pengmas, Prof. Ira Nurmala, S.KM., M.PH., Ph.D., menekankan relevansi One Health dalam pembangunan berkelanjutan. “Kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Masyarakat pesisir perlu kita dampingi agar mampu menjaga keseimbangan ini melalui pendekatan One Health,” tegasnya.
Sesi materi diawali oleh Dr. Lutfi Agus Salim, S.KM., M.Si., yang menyampaikan pengantar terkait dinamika kependudukan dan bonus demografi. “Generasi muda harus dipandang sebagai modal pembangunan, bukan beban. Jika diberdayakan dengan benar, mereka dapat menjadi penggerak utama dalam pencapaian SDGs,” jelasnya.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ismarti, S.Si., M.Sc., Ph.D., yang mengupas isu pencemaran laut Batam. Ia menyoroti ancaman serius logam berat seperti Pb, Cd, dan Cu yang mengancam biota laut dan kesehatan masyarakat. “Pesisir Batam adalah rumah kita bersama. Jika laut tercemar, maka masa depan generasi mendatang ikut terancam,” ujarnya penuh keprihatinan.
Suasana interaktif semakin hidup ketika Prof. Ira Nurmala memimpin sesi komunikasi efektif. “Kunci pemberdayaan adalah komunikasi yang bisa menyentuh hati masyarakat, bukan sekadar menyampaikan informasi,” ungkapnya.
Dr. Muthmainnah, S.KM., M.Kes., melengkapi rangkaian dengan materi mengenai strategi pemberdayaan masyarakat pesisir. “Pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan menumbuhkan kemampuan agar masyarakat mandiri dan berdaya,” paparnya penuh semangat.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan ice breaking berupa senam sekolah sehat dan senam otak, yang membuat suasana cair dan interaktif. Peserta mahasiswa mengerjakan pre-test dan post-test, dengan penghargaan Top Three Post-Test Scores serta apresiasi khusus bagi mahasiswa paling aktif bertanya.
Dengan kolaborasi antara FKM Universitas Airlangga dan FKIP Universitas Riau Kepulauan, kegiatan ini menjadi wujud nyata strategi penguatan kapasitas masyarakat pesisir dalam kerangka One Health dan Blue Economy. Lebih dari sekadar forum akademik, acara ini menciptakan ruang serius sekaligus interaktif untuk mewujudkan pesisir Batam yang sehat, berdaya, dan berkelanjutan.

Tim Pengmas, bersama peserta dan para undangan menyanyikan Indonesia Raya

Foto bersama Tim Pengmas FKM UNAIR dengan Unsur Pimpinan FKIP Universitas Kepulauan Riau dan Peserta Pengmas

Foto : Penyerahan plakat dan naskah kerjasama oleh Ketua Pengmas FKM UNAIR kepada Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau Kepulauan

Implementasi kerjasama prodi Pendidikan Matematika, PPG dan MGMP Matematika kota Batam dalam kegiatan workshop Literasi Numerasi Matematika dengan pemateri Dr. Jaya Dwi Putra, M.Pd dan Yudhi Hanggara, M.Pd pada 24 September 2025 di Aula Mini Universitas Riau Kepulauan.

Kolaborasi di bidang pendidikan tinggi merupakan jalan keluar dari isolasi institusional yang dihadapi perguruan tinggi di seluruh dunia, baik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional. Dengan itu kerjasama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi peningkatan mutu akademik dan sumber daya seluruh perguruan tinggi, serta membantu mewujudkan dan meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Universitas Riau Kepulauan sukses menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2025 sebagai langkah awal perjalanan akademik para mahasiswa baru menuju gerbang perguruan tinggi.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran penting, yaitu:

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi wujud nyata dukungan dan sinergi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di era global.
Selamat bergabung para mahasiswa baru! Mari bersama-sama melangkah, berkarya, dan berprestasi di Universitas Riau Kepulauan.

